Image by Freepik


Memantau perkembangan usaha merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan pebisnis. Melalui kebiasaan ini, pebisnis bisa mengetahui sejauh mana bisnisnya berkembang. Selain itu, Kamu juga bisa melakukan evaluasi terhadap strategi-strategi yang dijalankan. Apabila strategi yang saat ini diterapkan dinilai kurang signifikan, maka Kamu dapat mengganti strategi tersebut dengan strategi yang lain.

 

Nah, untuk melihat seberapa berkembang usaha Kamu, diperlukan laporan penjualan. Pada dasarnya, laporan penjualan terdiri atas proses untuk menyatukan, meringkas, dan mengatur informasi yang terdapat pada penjualan sebuah bisnis. Sementara itu, laporan penjualan juga biasanya digunakan untuk melihat kecenderungan penjualan. Tentu saja, penggunaan laporan penjualan pun akan memberikan manfaat-manfaat. Yuk, simak apa saja kegunaan laporan penjualan pada ulasan berikut ini!

[Baca juga: 7 Cara untuk Membuat UMKM Naik Kelas]

 

1. Menunjukkan akuntabilitas bisnis

 

Laporan penjualan membantu pelaku usaha untuk memantau performa bisnis mereka. Soalnya, melalui data yang Kamu miliki, Kamu dapat mengakses informasi tentang bagaimana bisnis Kamu berkembang. Tren yang ditunjukkan pada laporan penjualan pun akan membantu Kamu dan tim untuk mengetahui apa saja hal-hal yang bisa ditingkatkan.

 

2. Mengetahui strategi yang tepat

 

Berdasarkan laporan yang Kamu lihat, Kamu akan memahami bagaimana cara membantu para staf, khususnya tim pengembangan bisnis untuk semakin berkembang melalui penggunaan strategi yang baru. Selain itu, Kamu pun bisa menyesuaikan strategi bisnis apabila terdapat perubahan kebijakan.

 

3. Mengetahui tantangan bisnis

 

Bukan hanya performa bisnis saja yang dapat dipelajari dari  laporan penjualan. Kamu pun bisa memahami apa saja tantangan-tantangan yang kerap dihadapi bisnis Kamu. Tantangan tersebut bisa dialami pada bermacam-macam aspek, misalnya seperti penjualan sampai promosi. Kemudian, dari sana Kamu dan tim bisa berdiskusi dan mencari cara untuk menyelesaikan tantangan tersebut.

[Baca juga: Apa itu Harbolnas dan Perannya untuk Meningkatkan Bisnis Kamu?]

 

4. Meningkatkan cara berkomunikasi

 

Saat Kamu menggunakan laporan penjualan yang tercatat secara real time, maka Kamu akan mempermudah proses komunikasi, baik secara internal maupun dengan rekan bisnis. Soalnya, laporan penjualan tersebut bisa dipahami secara lebih mudah. Jadi, Kamu dapat mulai mempertimbangan bagaimana target bisnis Kamu ke depannya.

 

5. Mudah mengelola dana masuk

 

Penggunaan layanan laporan penjualan membantu Kamu untuk meningkatkan keuntungan. Soalnya, Kamu tidak perlu repot-repot melakukan rekonsiliasi penjualan untuk memastikan jumlah transaksi yang masuk dengan dana yang Kamu terima. Justru, Kamu bisa mengelola dana secara lebih mudah karena data penjualan sudah tersedia.

 

6. Menggunakan budget secara bijak

 

Manfaat lainnya yang bisa Kamu rasakan melalui penggunaan laporan penjualan ialah memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan secara akurat. Soalnya, baik Kamu maupun pelanggan tentu ingin sama-sama diuntungkan. Laporan penjualan akan mencegah terjadinya kesalahan dalam proses penghitungan nominal pembayaran.

 

7. Memperkirakan pertumbuhan bisnis

 

Melalui data pemasukan bisnis, Kamu akan mengetahui bagaimana kecenderungan pelanggan Kamu. Apakah ada produk tertentu yang banyak dicari, kapan mereka berbelanja, serta jenis transaksi apa yang paling banyak digunakan. Kecenderungan-kecenderungan inilah yang akan berperan penting sebagai evaluasi untuk bisnis Kamu ke depannya. Tentu saja , Kamu pun juga bisa memperkirakan seperti apa perkembangan bisnis Kamu ke depannya.

 

Laporan penjualan yang biasa memuat total dan jumlah penjualan merupakan salah satu aspek bisnis yang harus dioptimalkan. Kamu bisa memantau laporan penjualan secara berkala, baik harian, mingguan, hingga bulanan. Sementara itu, untuk mempermudah monitoring laporan penjualan secara praktis, Kamu bisa menggunakan Cashlez Reporting yang mencatat transaksi secara real time.

Share : icon icon