Kepercayaan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan bisnis. Apa yang bisa diharapkan orang lain dari kita jika mereka tidak mempercayai kita?

 

Namun, kita juga harus ingat bahwa kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa diperoleh secara instan. Kita harus terus berusaha dan terus memperbaiki diri.

 

Bagaimana menjadi orang yang dapat dipercaya?

 

Jadi, bagaimana kita bisa belajar membangun kepercayaan dari orang lain? Jika kita melihat dunia kerja, ada tim yang dapat menunjukkan kepada kita bagaimana mendedikasikan diri untuk bertanggung jawab sekaligus dapat diandalkan. Mereka adalah tim customer service.

 

Di Cashlez, kami juga memiliki Cashlez Care di bawah Departemen Operasi yang menangani Merchant Cashlez. Ada dua Cashlezians di balik Cashlez Care, yaitu Muhammad Rakha dan Annisa Ningtyastuti. Simak kisah mereka tentang pentingnya memberikan layanan terpercaya melalui Cashlez Care!

 

Dimulai dengan kesediaan untuk mendengarkan

 

Rakha dan Nisa bertanggung jawab untuk menangani Merchant Cashlez menggunakan berbagai via email, telepon, dan juga WhatsApp Chat. Ada berbagai hal yang ditanyakan Merchant, seperti unit reader dan pengecekan transaksi.

 

Tentu saja, Rakha dan Nisa yang sebelumnya juga bekerja di tim customer service tahu persis apa yang harus dilakukan saat menerima pertanyaan dari merchant. Selain itu, mereka juga memiliki pengetahuan produk yang bagus dari rekan kerja mereka.

 

Namun, dalam menangani pelanggan, penting untuk mendengarkan penjelasan pedagang terlebih dahulu agar Rakha dan Annisa dapat memahami apa yang dibutuhkan pedagang. Rakha juga menekankan bahwa “Meskipun kita sudah tahu apa yang harus dilakukan, kita tidak boleh menyela. Ini menunjukkan apresiasi kami kepada mereka”

 

Kualitas yang tidak boleh dilewatkan oleh setiap customer service

 

Dalam sebuah perusahaan, tim customer service tidak hanya penting untuk membuat pelanggan merasa puas dengan produk dan layanannya. Tim ini juga berperan penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai perusahaan.

 

Di Cashlez, kami memiliki TIPEC yang merupakan singkatan dari Transparency, Integrity, Professionalism, Excellence, dan juga Creative. Menerapkan nilai TIPEC saat menangani pedagang memungkinkan Tim Customer service membangun reputasi yang baik bagi perusahaan.

 

“Kita harus memahami bahwa pedagang kita memiliki kepribadian dan sifat mereka sendiri dan kita harus bisa beradaptasi. Selalu tanggapi setiap komentar atau masukan secara profesional dan gunakan untuk meningkatkan kualitas layanan kita,” kata Annisa.

 

Biarkan kita menikmati prosesnya

 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, membangun kepercayaan tidak instan. Kita harus konsisten dengan apa yang kita lakukan dan juga melakukan evaluasi secara berkala sehingga kita dapat mengetahui apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus diganti.

 

Agar dapat diandalkan dan dipercaya, ada beberapa keterampilan yang harus dipelajari oleh customer service, seperti komunikasi yang efektif, adaptasi, dan analisis. Keterampilan ini membantu Rakha dan Nisa menemukan solusi dengan cepat. Selain itu, customer service juga dapat berdiskusi dengan departemen lain tentang case yang mereka terima.

 

Dari Rakha dan Nisa, kita bisa melihat perbedaan perspektif menjadi tim yang kredibel. Jadi, apa yang Kamu lakukan untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain? Apakah Kamu belajar banyak hal saat membangunnya dan apakah itu berdampak positif bagi Kamu?

 

Share : icon icon