Agar bisnis Kamu semakin maju, Kamu mungkin akan melakukan banyak usaha untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Yup, hal tersebut memang bisa mendukung perkembangan bisnis. Akan tetapi, Kamu juga perlu memperhatikan bagaimana pengalaman pelanggan yang sudah berbelanja produk Kamu. Apabila mereka puas dengan layanan dan produk, tentu mereka juga akan kembali melakukan pembelian serta merekomendasikan bisnis Kamu ke orang-orang di sekitar mereka.

 

Nah, untuk menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah berbelanja, Kamu bisa menggunakan strategi follow up. Ada berbagai hal yang bisa Kamu bahas dengan pelanggan, misalnya saja seperti kesan mereka terhadap produk dan layanan Kamu. Selain itu, bagi Kamu yang menyediakan jasa seperti bengkel, Kamu juga bisa memberikan pengingat pada pelanggan untuk melakukan service rutin. Tahukah kamu bahwa follow up pelanggan bukan hanya penting untuk menjaga hubungan baik? Yuk, cari tahu selengkapnya pada ulasan berikut ini!

 

1. Meningkatkan pengalaman belanja pelanggan

 

Mungkin, selama ini Kamu menganggap bahwa pengalaman belanja pelanggan hanya berlangsung sampai mereka selesai bertransaksi. Padahal sebenarnya, proses follow up yang Kamu lakukan juga bisa berpengaruh pada pengalaman yang mereka dapatkan.

Sebagai contoh, ada pelanggan yang menemukan masalah setelah berbelanja sehingga tim customer service Kamu langsung membantu untuk menemukan solusi. Tentu, pelanggan tersebut tentu akan merasa puas dengan layanan yang Kamu berikan. Bukan hanya itu saja, tingkat kepercayaan pelanggan pun akan semakin besar.

 

2. Menjadi unggul di tengah persaingan bisnis

 

Persaingan di dalam dunia bisnis memang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Namun, Kamu tidak boleh pesimis dan mudah menyerah ya. Soalnya, ada banyak loh cara yang bisa Kamu lakukan untuk membuat Kamu tetap unggul di tengah persaingan bisnis. Sebagai contoh, Kamu dapat meningkatkan kualitas layanan pelanggan Kamu.

Ketika pelanggan bisa menghubungi Kamu secara mudah, tentu mereka akan lebih puas. Hal ini tentu akan membuat pelanggan menjadi semakin loyal karena mereka mengetahui bahwa produk dan layanan yang Kamu sediakan akan selalu bisa diandalkan.

[Baca juga: Belum Menerima Fitur Paylater? Siap-Siap Kehilangan Kesempatan ini!]

 

3. Belajar dari feedback

 

Menghubungi kembali para pelanggan yang sudah berbelanja akan memberikan Kamu kesempatan untuk belajar. Soalnya, mereka akan memberikan feedback terhadap Kamu, baik dalam hal produk maupun layanan. Nah, dari sinilah Kamu bisa memperluas perspektif Kamu dalam mengelola bisnis.

Misalnya saja, sebelum mendapatkan feedback pelanggan, Kamu tidak menyadari bahwa pelanggan masa kini cenderung menginginkan proses pembayaran yang mudah. Namun, setelah Kamu mendengar langsung dari pelanggan, Kamu bisa menyediakan solusi pembayaran terintegrasi dari Cashlez yang menerima bermacam-macam pilihan pembayaran nontunai.

 

4. Meningkatkan repeat order

 

Melalui proses follow up yang Kamu lakukan ke pelanggan, maka Kamu bisa memperkenalkan lagi bisnis Kamu dan produk-produk apa saja yang Kamu sediakan kepada pelanggan. Dan untuk menjalin komunikasi secara efektif, pastikan untuk mengenal kecenderungan pelanggan Kamu.

Ketika Kamu bisa mengingat pelanggan dengan baik, maka pelanggan tentu akan merasa dihargai sehingga bisa membuat mereka memutuskan untuk melakukan repeat order. Hal ini bisa dimulai dari cara yang sederhana seperti mengucapkan selamat ulang tahun atau memberikan saran produk sesuai selera pelanggan.

[Baca juga: Pebisnis Wajib Paham! 7 Faktor yang Berpengaruh pada Keputusan Pelanggan]

 

Sudah semestinya pelaku usaha tidak hanya berfokus untuk menjangkau calon pelanggan saja. Sebab, apabila ingin memperluas jangkauan bisnisnya, pelaku usaha pun perlu menjaga hubungan baik dengan pelanggan sebelumnya. Dengan begitu, reputasi bisnis Kamu pun akan semakin meningkat.

Share : icon icon